Waspada Curah Hujan Tinggi, Wilayah Bogor Diprediksi Masih Diguyur Hujan Pertengahan April 2026

katalita.com- Bogor, Jawa Barat — Masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi curah hujan yang masih terjadi pada pertengahan April 2026. Meski secara umum intensitas hujan mulai menurun dibanding puncak musim hujan, kondisi cuaca masih berpotensi berubah secara signifikan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), prakiraan cuaca harian di wilayah Kabupaten Bogor menunjukkan kondisi berawan dengan peluang hujan, serta tingkat kelembapan tinggi yang mencapai lebih dari 90 persen pada beberapa wilayah seperti Cisarua.

BMKG juga mencatat bahwa pada periode April 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam kategori sifat hujan normal, meskipun ada potensi hujan di atas normal pada beberapa daerah tertentu.

Peralihan Musim Masih Menyisakan Potensi Hujan

Memasuki pertengahan April, Indonesia secara bertahap mulai bergerak menuju musim kemarau. Namun, masa transisi ini dikenal sebagai periode yang masih sering memicu hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat.

Data klimatologi menunjukkan bahwa pada dasarian (10 harian) ketiga April 2026, curah hujan di Indonesia umumnya berada pada kategori rendah hingga menengah, tetapi tetap berpotensi terjadi hujan di berbagai wilayah termasuk Jawa Barat.

Bogor Tetap Rawan Hujan Lokal

Wilayah Bogor yang dikenal sebagai daerah dengan curah hujan tinggi secara historis tetap memiliki risiko hujan, bahkan di luar puncak musim hujan. Pada bulan-bulan sebelumnya di tahun 2026, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih sering terjadi di kawasan Jabodetabek, termasuk Bogor.

Kondisi geografis Bogor yang berada di daerah pegunungan turut memperbesar peluang terbentuknya awan hujan, terutama pada siang hingga sore hari.

Imbauan untuk Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Waspada terhadap hujan tiba-tiba disertai angin kencang
  • Mengantisipasi potensi banjir dan tanah longsor, terutama di daerah rawan
  • Memantau informasi cuaca terkini secara berkala

Meski tidak lagi berada di puncak musim hujan yang terjadi pada akhir 2025 hingga awal 2026, periode pertengahan April tetap memerlukan kewaspadaan karena cuaca yang cenderung tidak menentu.

Share Berita katalita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *