ACRA 2025: Musik, Seni, dan Solidaritas dalam Semangat “Food for Everyone”

Dramaga – Unit Kegiatan Mahasiswa MAX!! (Music Agriculture X-Pression!!) IPB University kembali menggelar program unggulan mereka, ACRA (Art Collaboration and Revolutionary Action), sebagai ajang perpaduan musik, seni, dan kepedulian sosial. Tahun ini, ACRA 2025 mengusung tema “Food for Everyone”, yang menyoroti isu kemanusiaan, kesetaraan, dan keadilan sosial.

Ketua Panitia ACRA 2025, Farhan Dinata, menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan semangat solidaritas lintas batas.

“Makanan menjadi simbol kebutuhan dasar manusia yang menyatukan siapa pun, sebagaimana musik yang menjembatani perbedaan. Kami ingin menegaskan bahwa setiap orang berhak atas kehidupan yang layak,” ujar Farhan, Senin (20/10/25).

Tidak hanya menjadi ajang musik, ACRA juga merupakan gerakan sosial yang menggabungkan kreativitas dan kepedulian. Tahun ini, rangkaian acaranya terdiri dari empat kegiatan utama.

Rangkaian pertama, ACRA Pre-Event 1, berupa mini concert hasil kolaborasi MAX!! dengan Indonesian Green Action Forum LC IPB, yang mengedukasi peserta soal pengelolaan dan daur ulang sampah.

Selanjutnya, Band Competition menjadi wadah bagi musisi muda menyalurkan kreativitas sekaligus menyuarakan pesan sosial. Para pemenang akan tampil di acara puncak.

Pada Pre-Event 2, MAX!! mengadakan kegiatan sosial di Panti Asuhan Bina Harapan Bogor, memperkenalkan musik kepada anak-anak panti dan menggalang donasi bersama Komunitas Panti Goceng.

Sebagai puncaknya, ACRA Main Event 2025 akan menghadirkan Charity Concert bersama Kunto Aji dan Perunggu, dua musisi yang dikenal lewat karya bernuansa kemanusiaan.

Melalui ACRA 2025, UKM MAX!! berharap musik dapat menjadi sarana untuk menyatukan perbedaan dan menumbuhkan kepedulian sosial.

“ACRA bukan sekadar festival musik, tapi gerakan kemanusiaan berbasis seni,” tutup Farhan.


Share Berita katalita.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *