{"id":823,"date":"2026-10-24T20:34:38","date_gmt":"2026-10-24T13:34:38","guid":{"rendered":"https:\/\/katalita.com\/?p=823"},"modified":"2026-10-24T20:34:47","modified_gmt":"2026-10-24T13:34:47","slug":"ahmad-ali-dorong-kader-psi-evaluasi-kekalahan-bidik-kemenangan-pemilu-2029","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/2026\/10\/24\/ahmad-ali-dorong-kader-psi-evaluasi-kekalahan-bidik-kemenangan-pemilu-2029\/","title":{"rendered":"Ahmad Ali Dorong Kader PSI Evaluasi Kekalahan, Bidik Kemenangan Pemilu 2029"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>katalita.com, Kabupaten Bogor<\/strong> \u2013 Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mengajak seluruh kader partainya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil dua kali keikutsertaan PSI dalam pemilihan umum. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memperbaiki strategi politik dan meningkatkan peluang meraih kemenangan pada Pemilu 2029.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ajakan itu disampaikan Ahmad Ali ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Kabupaten Bogor di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Sabtu (24\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali mengingatkan bahwa kegagalan pada pemilu sebelumnya perlu dijadikan bahan pembelajaran, bukan sekadar pengalaman yang berlalu tanpa evaluasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurutnya, kader partai perlu mengidentifikasi berbagai faktor yang menyebabkan hasil pemilu belum sesuai dengan harapan. Dengan memahami kekurangan yang ada, PSI diharapkan mampu menyusun langkah perbaikan yang lebih efektif untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKita sudah dua kali ikut pemilu dan gagal dalam pemilu itu. Mari kita belajar dengan kegagalan-kegagalan. Apa sih yang membuat kita gagal?\u201d ujar Ahmad Ali.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia juga menekankan pentingnya memperbaiki kinerja organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta memastikan kesalahan yang pernah terjadi tidak kembali terulang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ahmad Ali berharap pengalaman dari dua pemilu sebelumnya dapat menjadi bekal bagi seluruh kader dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029. Upaya perbaikan tersebut, menurutnya, harus dilakukan secara serius agar partai memiliki kesiapan yang lebih baik dalam persaingan politik mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDari pelajaran-pelajaran itu, saya berharap kita tidak mengulangi kesalahan-kesalahan yang sudah pernah dilakukan. Kita belajar untuk memperbaikinya, sehingga pada tahun 2029 kita bisa memetik pelajaran dari kesalahan sebelumnya dan menjadikannya bekal untuk menjadi pemenang pada 2029 mendatang,\u201d katanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lebih lanjut, Ahmad Ali menyampaikan bahwa PSI perlu memiliki sasaran politik yang jelas dalam menghadapi pemilu berikutnya. Ia mengajak seluruh kader menyatukan visi dan memperkuat kerja politik demi mencapai target yang telah ditetapkan bersama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia pun mengungkapkan harapannya agar PSI dapat menjadi partai pemenang dalam Pemilu 2029, dengan menjadikan evaluasi dan pembenahan organisasi sebagai bagian dari upaya mencapai target tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cSaya punya mimpi, kita targetkan bersama PSI untuk menjadi partai pemenang dalam kontestasi Pemilu 2029 mendatang,\u201d tegasnya. -admin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>katalita.com, Kabupaten Bogor \u2013 Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mengajak seluruh kader partainya melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil dua kali keikutsertaan PSI dalam pemilihan umum. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memperbaiki strategi politik dan meningkatkan peluang meraih kemenangan pada Pemilu 2029. Ajakan itu disampaikan Ahmad Ali ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Rapat&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":824,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-823","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-politik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/823","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=823"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/823\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":825,"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/823\/revisions\/825"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=823"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=823"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katalita.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=823"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}